fbq('track', 'ViewContent');

Virus SMOS: Apakah Anda Mengalaminya?

VIRUS SMOS

Senang Melihat Orang Susah

Susah Melihat Orang Senang

 

Virus ini ada karena si penderita terlalu mengidolakan spirit menang-kalah, budaya kompetisi yang tidak pada tempatnya. Senang melihat orang susah dan susah melihat orang senang itu membocorkan rezeki kita. Rezeki yang sejatinya berlimpah malah tercecer ke mana-mana karena virus SMOS ini.

Tak bisa dipungkiri, kompetisi itu memang ada dalam kehidupan. Coba ingat atau lihat lagi merek-merek makanan dan minuman yang Anda beli. Katakanlah mie instan. Produsennya berbeda dan mereka berkompetisi untuk mendapatkan pelanggan, bukan?

Bagaimana menyikapinya jika Anda produsen seperti mereka? Sebaiknya, kompetisi itu berlangsung di dalam diri. Sedangkan di luar, baiknya diri kita berkolaborasi.

Sebagai contoh, perusahaan A memproduksi dan menjual baju olahraga. Karena banyak orang dating ke tokonya menanyakan sepatu olahraga, akhirnya perusahaan A bekerja sama dengan perusahaan B yang memproduksi sepatu olahraga. Jadi sepatu olahraga B dijual di took baju olahraga A. Dan baju olahraga A dijual di toko sepatu olahraga B. Keduanya sama-sama untung. Keduanya sama-sama menang.

Jika memang harus ada kompetisi, jadikan itu pemacu diri untuk memberikan yang terbaik, untuk mengerahkan kemampuan semaksimal mungkin. Sekian dari saya, Komandala Putra.

View All

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *